0

Menilai Tingkat Efektivitas Animasi Video untuk Perusahaan

Buat-Video-Marketing

Seiring kemajuan zaman, strategi promosi pun semakin berkembang. Salah satu bentuk pemasaran yang kian digemari oleh para pengusaha adalah animasi video. Tujuannya tentu sudah jelas, yaitu untuk memperkenalkan bisnisnya ke jaringan yang jauh lebih luas.

Apa sih animasi video itu?

Animasi merupakan pengelolaan gambar yang memiliki desain sedemikian rupa sehingga dapat bergerak layaknya benda hidup. Prinsip dasar animasi ini dimulai dari gambar yang diputar berulang-ulang untuk mendapatkan efek gambar bergerak.

Dulu, animasi ini seringkali digunakan untuk tayangan film kartun anak-anak. Seiring berkembangnya teknologi, animasi akhirnya banyak dimanfaatkan untuk membuka peluang bisnis baru. Tujuannya mendongkrak ketenaran produk suatu bisnis agar semakin banyak konsumen yang melihat dan mencari informasi hanya berdasarkan video tersebut.

Keputusan untuk membuat sebuah video merupakan hal paling tepat, karena selain menarik secara visual, perusahaan juga bisa lebih detil menjelaskan produknya. Bahkan, tak butuh banyak kata untuk memperkenalkan kelebihan produk maupun perusahaan itu sendiri jika menggunakan media video.

Tahapan membuat animasi video company profile bisnis

Ada beberapa tahapan yang perlu Anda ketahui untuk membuat sebuah video company profile. Jika Anda kurang memahami soal ini, maka bukan tidak mungkin proses pembuatan video tersebut menjadi kurang maksimal dan memakan waktu lama. Hal seperti ini jelas bisa jadi penyebab profil perusahaan kurang tersampaikan dengan baik.

Acuan dalam pembuatan video company profile untuk bisnis yang baik dan benar terbagi atas tiga bagian, sebagai berikut;

  1. Pre-production

Tahap awal pembuatan video company profile adalah memproses materi outline yang berisi durasi, shooting objective, lokasi, budget, target audience, dan lain sebagainya. Setelah semua bahan terkumpul dan terseleksi, maka script writer akan mengolah bahan tersebut untuk dijadikan naskah video.

Naskah video company profile biasanya mengandung narasi berupa penjelasan audio, video, dan keterangan tiap adegan yang membentuk alur cerita. Hasil naskah yang telah dibuat akan dikonfirmasi ulang kepada klien. Setelah semua siap dan tidak ada lagi revisi, maka proses shooting bisa segera dilakukan.

Semua perencanaan produksi ini dilakukan demi memberikan hasil maksimal dalam pembuatan profil perusahaan yang diinginkan. Jadi, bukan tidak mungkin jika pada tahap ini sering dilakukan revisi konsep sebelum akhirnya masuk ke tahap produksi.

  • Production

Tahap kedua ini merupakan tahap pelaksanaan shooting video. Semua hasil shooting merujuk pada naskah storyboard yang telah dibuat di tahapan sebelumnya. Pada proses produksi ini, tim akan mengambil gambar sesuai naskah. Umumnya, pengambilan adegan diacak berdasarkan hal yang paling mudah atau memiliki kesamaan lokasi.

Ada beberapa faktor yang menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan gambar suatu video. Salah satu di antaranya adalah lokasi. Pastinya, lokasi yang jauh akan memerlukan waktu lebih lama untuk sampai di tempat tujuan. Selain itu, diperlukan riset sebagai upaya menyesuaikan lokasi dengan naskah yang telah dibuat.

  • Post production

Setelah dua tahapan di atas terselesaikan dengan baik, maka selanjutnya adalah pasca produksi atau editing. Biasanya, sebelum memulai penyuntingan video semua materi shooting maupun stock gambar akan di-backup terlebih dulu untuk mengurangi risiko yang tidak diinginkan. 

Dalam proses penyuntingan video, tahap awalnya adalah merangkai secarai kasar semua materi berdasarkan naskah awal. Setelah rangkaian cerita terbentuk sesuai keinginan, maka selanjutnya adalah menambahkan beberapa sentuhan grafis, memperhalus gambar hingga proses terakhirnya color grading.

Setelah semua tahapan selesai, maka video preview pertama sudah bisa disajikan pada klien. Biasanya masih ada tahap revisi, namun tidak akan ada revisi fatal jika pembuatan video tersebut dilakukan dengan benar sesuai prosedur.

Oleh karena itulah, penting sekali membuat video sesuai tahapan yang benar demi menghindari kesalahan fatal dan tidak tercapainya tujuan.

Seberapa efektif animasi video untuk membangun suatu bisnis?

Sesuai data statistik yang dihimpun dari berbagai media, penggunaan media iklan semacam ini ternyata berdampak positif bagi perusahaan. Adapun beberapa contoh perusahaan e-commerce yang menggunakan animasi video ini seperti, HijUp dan Bukalapak. Mereka membuktikan bahwa media kreatif satu ini berhasil menarik banyak konsumen.

Nah, setelah membaca sekilas informasi tentang animasi video di atas, apakah Anda tertarik untuk membangun bisnis dengan memanfaatkan media canggih ini?